Filsafat Etika Ibn Miskawaih

Written By khotibul umam on 22 Apr 2013 | 4/22/2013 06:00:00 AM

Filsafat Etika Ibnu Miskawaih
Filsafat Ibnu Miskawaih menganut paham Neo-Platonisme tentang penciptaan alam oleh Tuhan. Ibnu Miskawaih menjelaskan bahwa entitas pertama yang memancar dari Tuhan adalah ‘aql fa’al (akal aktif). Akal aktif ini bersifat kekal, sempurna, dan tidak berubah. Dari akal ini timbul jiwa dan dengan perantaraan jiwa timbul planet (al-falak). Pancaran yang terus-menerus dari Tuhan dapat memelihara tatanan di alam ini. Sekiranya pancaran Tuhan yang dimaksud berhenti, maka berakhirlah kehidupan dunia ini. 

Menurut Ibnu Miskawaih, akhlak merupakan bentuk jamak darik huluq yang berarti keadaan jiwa yang mengajak seseorang untuk melakukan perbuatan-perbuatan tanpa difikirkan dan diperhitungkan sebelumnya. Sehingga dapat dijadikan fitrah manusia maupun hasil dari latihan-latihan yang telah dilakukan, hingga menjadi sifat diri yang dapat melahirkan huluq yang baik. Kata dia, ada kalanya manusia mengalami perubahan huluq sehingga dibutuhkan aturan-aturan syariat, nasihat, dan ajaran-ajaran tradisi terkait sopan santun. 

Dia berpendapat bahwasanya jiwa dan substansi bebas yang mengendalikan tubuh. Jiwa menurut Ibnu Miskawaih adalah zat pada diri kita yang bukan berupa jisim, bukan pula bagian dari jisim, bukan pula aradh (sifat peserta pada substansi) wujudnya tidak memerlukan potensi tubuh, tapi dia jauhar basith (substansi yang tidak berdiri atas unsur-unsur) tak dapat diindra oleh pengindraan". Dia (jiwa) dapat menanggapi segala sesuatu secara serentak bersamaan dan tidak mengalami penyusutan, rusak atau berkurang. Itu intisari berlawanan pada tubuh, sehingga tidak mati karena terlibat dalam satu gerakan lingkaran dan gerakan abadi, direplikasi oleh organisasi dari surga. Gerakan ini berlangsung dua arah, baik menuju alasan ke atas dan akal yang aktif atau terhadap masalah ke bawah. Kebahagiaan kami timbul melalui gerakan ke atas, kemalangan kami melalui gerakan dalam arah berlawanan. 

Moral sangat berkaitan dengan psikologi, sehingga Miskawaih menulai risalahnya dengan akhlak, Tahdzib al-Akhlaq. Miskawaih dalam bukunya memaparkan dengan mengikuti Plato, ia mempersamakan pembawaan-pembawaan ruh dengan kebajikan-kebajikan. Ruh mempunyai tiga pembawaan (rasional, keberanian, sederhana), atau yang sering dikenal tiga pembagian dari fakultas jiwa yaitu: 
  • Fakutas yang berkaitan dengan berpikir, melihat, dan mempertimbangkan realitas segala sesuatu 
  • Fakultas yang terungkap dalam marah, berani, berani mengahadapi bahaya, dan ingin berkuasa, menghargai diri, dan menginginkan bermacam-macam kehormatan. 
  • Fakultas yang membuat kita memiliki nafsu syahwat dan makan,minum, senggama, dan nikmat-nikmat indrawi lainnya. 
Dan begitu pula dalam kebajikan juga terdapat tiga yang saling berkaitan; bijaksana, barani, dan sederhana. Dengan berkaitan tiga hal diatas, kita dapat memperoleh yang ke empat, yaitu; keadilan. Dengan memakai aturan pribadi moral, Miskawaih jadi pembagian terkait ruh/jiwa dengan kebajikan menjadi satu kesatuan dengan menghasilkan empat dibawah ini;
  1. Kebijaksanaan terdiri dari: ketajaman intelegensi, kesigapan akal, kejelasan pemahaman, fasilitas perolehan, ketepatan dalam membedakan, penyimpanan dan pengungkapan kembali. 
  2. Keberanian terdiri dari; kemurah hatian, kebersamaan, ketinggian pengharapan, keteguhan, kesejukan, keterarahan, keberanian, kesabaran, kerendahdirian, semangat dan pemaaf. 
  3. Kesederhanaan terdiri dari; malu, ramah, benar, damai, menahan diri, sabar, berarti, tenang, saleh, keteraturan, menyeluruh dan kebebasan. 
  4. Keadilan terdiri dari; persahabatan, persatuan, kepercayaan, kasih sayang, persaudaraan, pengajaran, keserasian, hubungan yang terbuka, ramah tamah, taat, penyerahdirian, pengabdian pada Tuhan, meninggalkan permusuhan, tidak membicarakan sesuatu yang menyakiti orang lain, membahas sifat keadilan, tak mengenak ketidakadilan dan lepas dari mempercayai yang hina, pedagang yang jahat dan penipu. 

Sekian Sharing terkait Filsafat Etika Ibnu Miskawaih, semoga bermanfaat. Lihat artikel yang berkaitan klik Sidareja
Share this article :

0 comments:

Arsip Curahan

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Curahan Tangan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Khotibul Umam
Proudly powered by Blogger